Periklanan DOOH (Digital Out-of-Home) terprogram adalah metode otomatis jual beli ruang iklan pada layar digital yang ditempatkan di ruang publik. Ini menggabungkan kekuatan periklanan terprogram dengan jangkauan dan dampak DOOH untuk menyampaikan pesan yang ditargetkan kepada audiens yang tepat pada waktu yang tepat.

Berikut cara kerja iklan DOOH terprogram:

  1. Inventaris: Jaringan DOOH atau pemilik media menyediakan layar digital mereka untuk pembelian terprogram. Layar ini dapat ditempatkan di berbagai lokasi seperti pusat perbelanjaan, pusat transit, atau papan reklame luar ruangan.
  2. Data dan Penargetan: Pengiklan dapat memanfaatkan data untuk menargetkan audiens tertentu berdasarkan faktor seperti demografi, lokasi, kondisi cuaca, waktu, atau informasi kontekstual lainnya. Data ini dapat berasal dari berbagai sumber, termasuk perilaku online, data perangkat seluler, atau penyedia data pihak ketiga.
  3. Platform Sisi Permintaan (DSP): Pengiklan menggunakan DSP untuk mengakses beberapa sumber inventaris media DOOH dan mengelola kampanye terprogram mereka. DSP menyediakan alat untuk menetapkan tujuan kampanye, menentukan segmen audiens target, dan mengoptimalkan penayangan iklan berdasarkan data waktu nyata.
  4. Penawaran Waktu Nyata (RTB): Saat layar DOOH tersedia untuk penempatan iklan, lelang penawaran waktu nyata dilakukan dalam ekosistem terprogram. Pengiklan mengajukan tawaran untuk ruang iklan yang tersedia berdasarkan kriteria penargetan dan anggaran mereka. Penawar tertinggi memenangkan lelang dan iklan mereka ditampilkan di layar.
  5. Pengiriman Iklan: Setelah iklan dipilih melalui proses penawaran, DSP berkomunikasi dengan server iklan untuk mengirimkan konten kreatif ke layar DOOH yang dipilih. Iklan dapat berupa gambar statis, video, atau konten interaktif, tergantung kemampuan layar.
  6. Pelaporan dan Pengoptimalan: Periklanan DOOH terprogram menyediakan pelaporan dan analisis waktu nyata mengenai kinerja iklan, tayangan, jangkauan, dan keterlibatan. Pengiklan dapat memantau efektivitas kampanye mereka dan melakukan penyesuaian secara real-time untuk mengoptimalkan kinerja.

Periklanan DOOH terprogram dapat menjadi bisnis yang menguntungkan karena beberapa alasan:

  • Periklanan Bertarget: DOOH terprogram memungkinkan pengiklan menargetkan audiens yang diinginkan secara tepat berdasarkan berbagai titik data. Pendekatan yang ditargetkan ini meningkatkan relevansi iklan dan meningkatkan efektivitasnya.
  • Otomatisasi dan Efisiensi: Pembelian terprogram menghilangkan kebutuhan akan negosiasi manual dan menyederhanakan proses pembelian iklan. Ini menghemat waktu dan sumber daya bagi pengiklan dan pemilik media.
  • Fleksibilitas dan Pembaruan Waktu Nyata: DOOH terprogram memungkinkan pengiklan membuat perubahan pada kampanye mereka secara waktu nyata. Mereka dapat memperbarui konten materi iklan, menyesuaikan parameter penargetan, atau mengalokasikan anggaran berdasarkan kinerja kampanye.
  • Peningkatan Laba atas Investasi (ROI): Kombinasi iklan bertarget, pengoptimalan waktu nyata, dan analitik membantu pengiklan mencapai ROI yang lebih baik untuk kampanye mereka. Mereka dapat mengukur dampak iklan mereka dan membuat keputusan berdasarkan data untuk kampanye mendatang.
  • Peluang Monetisasi: Bagi pemilik media DOOH, iklan terprogram membuka aliran pendapatan tambahan. Dengan menyediakan inventaris untuk pembelian terprogram, mereka dapat menarik lebih banyak pengiklan dan memaksimalkan pemanfaatan layar mereka.

Secara keseluruhan, periklanan DOOH terprogram menawarkan skenario win-win bagi pengiklan dan pemilik media. Pengiklan dapat menjangkau audiens target mereka dengan tepat, sementara pemilik media dapat memonetisasi layar digital mereka dengan lebih efektif. Dengan terus berkembangnya reklame digital dan kemajuan teknologi terprogram, masa depan periklanan DOOH terprogram tampak menjanjikan.