RoHS, yang merupakan singkatan dari Restriction of Hazardous Substances, adalah sertifikasi yang menjamin bahwa produk elektrik dan elektronik mematuhi standard tertentu pada saat menggunakan bahan berbahaya tertentu. Tujuan RoHS adalah melindungi kesehatan manusia dan lingkungan dengan mengurangi keberadaan bahan berbahaya pada perangkat elektronik.

RoHS awalnya diperkenalkan oleh Uni Eropa (EU) pada tahun 2002 dan sejak itu telah diadopsi oleh banyak negara di seluruh dunia. Arahan ini membatasi penggunaan enam zat berbahaya dalam peralatan listrik dan elektronik (EEE). Zat-zat ini adalah:

  1. Timbal (Pb): Timbal umumnya ditemukan dalam solder yang digunakan dalam komponen elektronik dan dapat berbahaya bagi kesehatan manusia, terutama dalam konsentrasi tinggi.
  2. Merkuri (Hg): Merkuri sering hadir dalam baterai, lampu, dan saklar. Zat ini beracun dan dapat berdampak buruk pada lingkungan dan kesehatan manusia.
  3. Kadmium (Cd): Kadmium terutama digunakan dalam baterai dan dapat ditemukan dalam beberapa komponen elektronik. Ini membawa risiko bagi kese
  4. Krom Hexavalen (Cr6+): Type krom ini digunakan dalam berbagai proses industri dan dapat ditemukan dalam lapisan dan finishing perangkat elektronik. Ini diketahui bersifat karsinogenik.
  5. Polibrominasi Bifenil (PBB): PBB adalah retardan api yang digunakan dalam plastik dan dapat ditemukan pada papan sirkuit, kabel, dan konektor. Berbahaya bagi kesehatan manusia dan lingkungan.
  6. Polibrominasi Difenil Eter (PBDE): PBDE juga adalah retardan api yang umum digunakan dalam plastik dan dapat ditemukan dalam komponen elektronik yang serupa. PBDE diketahui secara persisten tinggal di lingkungan dan memiliki efek beracun.

Untuk memperoleh sertifikasi RoHS, produsen harus memastikan produk mereka memenuhi standard yang ditetapkan oleh arahan tersebut. Ini melibatkan pengujian dan verifikasi bahwa tingkat zat yang dibatasi dalam produk mereka berada di bawah batas yang diizinkan. Produsen juga diharuskan untuk menjaga catatan dan dokumentasi untuk menunjukkan kepatuhan.

Kepatuhan RoHS biasanya ditandai dengan menempelkan tanda “CE" pada produk, yang singkatan dari Conformité Européene. Tanda ini menunjukkan bahwa produk memenuhi persyaratan direktif EU yang berlaku, termasuk RoHS.

Sertifikasi RoHS penting untuk produsen, karena memungkinkan mereka memasarkan produk mereka di negara dan wilayah yang telah mengadopsi arahan tersebut. Ini juga memberi kepercayaan kepada konsumen bahwa produk yang mereka beli bebas dari zat berbahaya, dengan demikian mempromosikan keberlanjutan lingkungan dan perlindungan kesehatan manusia.